Obrolan Singkat yang Tak Terlupakan: Pengalaman Roni Roeslan Bekerja Bersama Indro Warkop di Trans TV
Dalam dunia pertelevisian, ada banyak momen berharga yang terkadang hanya berlangsung beberapa menit, namun meninggalkan kesan yang bertahan hingga bertahun-tahun. Salah satu pengalaman yang hingga kini masih membekas dalam ingatan saya adalah saat bekerja bersama Indro Warkop ketika proses shooting salah satu program di Trans TV pada 4 Oktober 2012.
Saat itu saya, Roni Roeslan, bertugas sebagai bagian dari tim audio di Trans TV. Sebagai seorang crew yang bertanggung jawab memastikan kualitas suara para pengisi acara, salah satu tugas saya adalah memasang clip on microphone kepada para talent sebelum proses pengambilan gambar dimulai.
Awal Hari yang Panjang
Hari itu dimulai sangat pagi. Sebagai crew televisi, pekerjaan sering kali dimulai jauh sebelum kamera mulai merekam. Crew call dijadwalkan pukul 05.00 pagi. Sebelum berangkat ke lokasi syuting, saya terlebih dahulu melakukan pengecekan peralatan di warehouse bersama tim teknis lainnya.
Pemeriksaan alat merupakan prosedur penting untuk memastikan seluruh perangkat audio dapat berfungsi dengan baik selama produksi berlangsung. Setelah semuanya siap, kami berangkat menuju lokasi shooting bersama tim produksi lainnya.
Rutinitas seperti ini mungkin terlihat biasa bagi pekerja televisi, namun di balik layar, persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan sebuah program.
Bertemu Langsung dengan Indro Warkop
Di tengah kesibukan persiapan shooting, tibalah saat saya harus memasangkan clip on microphone kepada Indro Warkop. Sebagai salah satu legenda komedi Indonesia yang telah lama dikenal masyarakat, saya tentu merasa senang sekaligus sedikit gugup.
Namun kesan pertama yang saya rasakan justru sangat positif. Beliau tampil ramah dan bersahaja. Saat saya sedang memasang mikrofon, beliau mengajak saya berbincang ringan.
"Mas, dari jam berapa kerja?" tanyanya.
Saya pun menjawab bahwa crew call dimulai sejak pukul lima pagi. Saya juga menjelaskan bahwa sebelum ke lokasi syuting, saya harus melakukan pengecekan peralatan terlebih dahulu di warehouse bersama tim teknis.
Beliau mendengarkan dengan penuh perhatian. Setelah mendengar penjelasan saya, beliau memberikan semangat dengan kalimat sederhana namun bermakna.
"Semangat ya."
Saya pun menjawab singkat, "Makasih, Mas."
Percakapan itu mungkin hanya berlangsung beberapa saat. Tidak ada pembahasan besar atau cerita panjang. Namun justru dari obrolan sederhana itulah saya melihat sisi lain dari seorang figur publik yang begitu terkenal.
Keramahan yang Membekas
Di industri hiburan, seorang artis bertemu dengan banyak orang setiap harinya. Sangat mungkin bagi mereka untuk melupakan percakapan singkat dengan seorang crew di lokasi syuting. Saya pun yakin bahwa Indro Warkop mungkin sudah tidak mengingat momen tersebut.
Namun bagi saya, pengalaman itu berbeda.
Keramahan yang beliau tunjukkan kepada seorang crew yang sedang bekerja menjadi sesuatu yang terus saya ingat hingga sekarang. Sikap sederhana seperti menyapa, bertanya kabar, dan memberikan semangat ternyata mampu meninggalkan kesan mendalam.
Bagi banyak pekerja di balik layar, penghargaan kecil dari seorang bintang besar sering kali menjadi penyemangat yang luar biasa. Momen tersebut mengajarkan bahwa profesionalisme tidak hanya terlihat saat tampil di depan kamera, tetapi juga melalui cara seseorang memperlakukan orang lain di sekitarnya.
Kenangan yang Tetap Hidup
Foto yang diambil pada 4 Oktober 2012 menjadi saksi sebuah pertemuan singkat yang penuh makna. Bukan karena saya bekerja dengan seorang legenda komedi Indonesia, melainkan karena saya melihat secara langsung sosok yang rendah hati dan menghargai setiap orang yang terlibat dalam proses produksi.
Hingga hari ini, kenangan itu masih tersimpan dengan baik dalam ingatan saya. Sebuah percakapan sederhana di sela-sela pemasangan clip on microphone yang mengingatkan bahwa kebaikan sekecil apa pun dapat dikenang selama bertahun-tahun.
Bagi saya, bekerja bersama Indro Warkop bukan hanya pengalaman profesional, tetapi juga pelajaran berharga tentang kerendahan hati, penghargaan terhadap sesama pekerja, dan pentingnya menyebarkan semangat kepada orang lain, bahkan melalui kata-kata yang sederhana.
.jpg)